Sensor Kevakuman Pada Tipe D-EFI (Manifold Absolute Pressure Sensor)

Tekanan hisap atau kevakuman udara yang berada di dalam intake manifold berbeda-beda sesuai dengan pembebanan yang terjadi pada mesin. Ketika mesin mati maka tekanan udara yang ada di dalam intake manifold akan sama dengan tekanan udara yang berada di luar(tekanan atmosfir). Kevakuman terbesar terjadi ketika mesin hidup dan posisi throttle valve dalam keadaan tertutup penuh, sebagai contohnya ketika mesin mengalami deselerasi atau ketika terjadi pengereman. Kevakuman yang berada di dalam  intake manifold akan menurun ketika katup throttle gas membuka semakin besar. Kevakuman yang terjadi di dalam intake manifold ini diukur dengan menggunakan manifold absolute pressure sensor atau juga sering disebut dengan MAP sensor (pada tipe D-EFI). Sinyal output dari MAP sensor ini nantinya digunakan oleh ECU untuk menentukan berapa banyak bahan bakar di injeksikan dan untuk menentukan saat pengapian yang tepat. MAP sensor mengukur jumlah udara yang masuk ke intake manifold dengan cara mengukur kevakuman yang terjadi di dalam intake manifold. MAP sensor ketika melakukan pengukuran jumlah udara yang masuk tidak akan terpengaruh dengan perubahan tekanan udara yang berada di luar serta komponen-komponen mekanis yang digunakan untuk mengukur jumlah udara yang masuk lebih sedikit, sehingga lebih baik jika dibandingkan dengan air flow sensor (pada tipe L-EFI). MAP sensor ini merupakan ciri khas yang terdapat pada sistem D-EFI. MAP sensor ini juga memiliki beberapa macam jenis, yaitu:

1. MAP sensor dengan tipe variasi tegangan
Pada MAP sensor tipe variasi tegangan ini, MAP sensor akan mendapat tegangan 5 volt dari ECU. Kemudian dengan adanya variasi tekanan kevakuman di dalam intake manifold akan mengakibatkan diafragma bergerak/ berubah. Perubahan pada diafragma ini akan mengubah resistansi atau nilai tahanan pada sirkuit sensor, sehingga akan mengakibatkan output tegangan sinyalnya berubah-ubah sebanding dengan perubahan kevakuman yang terjadi di intake manifold tersebut.

2. MAP sensor dengan tipe variasi kapasitansi
MAP sensor dengan tipe variasi kapasitansicara kerjanya adalah jika terjadi perubahan kevakuman yang berada di dalam intake manifold, maka akan mengubah kapasitas dari pelat kapasitor yang dipasang di dalam MAP sensor, sehingga akan mempengaruhi frekuensi sinyal output dari MAP sensor. Perubahan frekuensi sinyal output pada MAP sensor tersebut selanjutnya dikirim ke ECU.

3. MAP sensor dengan tipevariasi induktansi
Pada MAP sensor  tipe variasi induktansi ini, perubahan kevakuman yang terjadi di dalam intake manifold akan mengubah induktansi pada MAP sensor, sehingga mengakibatkan perubahan frekuensi gelombang kotak atau digital pada sinyal outputnya. Gelombang sinyal output tersebut selanjutnya dikirim ke ECU.

MAP sensor yang paling banyak atau sering digunakan pada mesin injeksi EFI adalah MAP sensor dengan variasi tegangan. MAP sensor tipe variasi tegangan ini menggunakan piezoresistive silicon chip sebagai komponen utama yang digunakan untuk mendeteksi perubahan tekanan hisap pada intake manifold. Voltase output sinyal akan berubah-ubah sesuai dengan perubahan nilai tahanan yang disebabkan dari perubahan tekanan kevakuman yang berada di dalam intake manifold yang nantinya akan diolah oleh Integrated Circuit (IC) didalam MAP sensor. MAP sensor pada mesin injeksi tipe D-EFI ini dihubungkan dengan intake manifold dengan menggunakan selang. Konstruksi dari MAP sensor dan perubahan sinyal output tegangan dapat dilihat pada gambar di bawah :
MAP sensor ini menggunakan tiga terminal kabel untuk mendeteksi perubahan tekanan yang terjadi di dalam intake manifold. Tiga terminal kabel tersebut berupa teminal tegangan input untuk sensor yang sumbernya berasal dari ECU (Vc), terminal massa atau ground yang sumbernya berasal dari ECU (E2) dan terminal sinyal tegangan output dari sensor MAP menuju ECU (PIM).

Tegangan yang menuju MAP sensor ini maksimal sebesar 5 voltage, hal ini digunakan untuk mengantisipasi supaya ketika terjadi drop baterai (baterai melemah) sensor ini diharapkan masih dapat bekerja maksimal saat melakukan pendeteksian kevakuman di dalam intake manifold. Diagram kelistrikan untuk MAP sensor ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini :


EmoticonEmoticon